Rabu, 18 Maret 2026



Khutbah idul fitri 1447.H/ 2026.M

Oleh : Khairul Akman, S.Pd.I

Masjid Al-Ikhlas RT. 11 Kenali Besar Kota Jambi

 

اللَّه أَكْبَرُ ٩×. اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ. اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ. اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى جَعَلَ لِلْمُسْلِمِيْنَ رَمَضَانَ خَيْرًا مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ صِفَةُ الرَّحْمَةِ والْمَغْفِرَةِ لِعِبَادِهِ مُدِمِيْنَ لِلْاِسْتِغْفَارِ وَالتَّوْبَةِ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَناَ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَاحِبُ الشَفَاعَةِ الْعُظْمَى فِي الَدَّارِ الْأُخْرَى. وقَدْ غَفَرَ اللهُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ. اللهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ أَذْهَبَ عَنْهُمُ الرِّجْسَ وَطَهَّرْ أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَاللهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قالَ اللهُ تَعَالىَ فِيْ كِتَابِهِ الكَرِيْمِ أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللهُ الْعَظِيْمِ

 

Saudara-saudara kaum muslimin Jamaah Sholat Idul Fitri yang dirahmati Allah SWT.

Alhamdulillah segala puji hanya bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat kesehatan, serta kesempatan untuk menunaikan ibadah puasa Ramadan hingga akhirnya kita dipertemukan dengan hari kemenangan, yaitu Idul Fitri.

Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, serta seluruh umatnya hingga akhir zaman. Muda-mudahan kita semua mendapat syafaat beliau di yaumil qiyamah, amin ya robbal alamin.

Mengawali khutbah pada pagi yang penuh keberkahan ini, khatib berwasiat kepada kita semua, terutama kepada diri khatib pribadi untuk senantiasa berusaha meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Allâh SWT, yakni dengan berusaha semaksimal mungkin menjalankan semua perintahnya dan berusaha pula meninggalkan semua laranganya.

Jamaah Idul Fitri yang dimuliakan Allah,

Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi umat Islam setelah berhasil menjalani ibadah puasa, menahan hawa nafsu, serta memperbanyak amal ibadah selama bulan Ramadan.

Oleh karena itu, Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan kepada Allah SWT.

اَللَّه أَكْبَرُ ٣× وَللهِ الْحَمْدُ

Marilah kita jadikan hari raya ini sebagai awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Mari kita menjaga semangat ibadah yang telah dibangun selama Ramadan dengan terus memperbanyak amal kebaikan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali kepada fitrah.

Dengan berakhirnya bulan suci Romadhan ini, bukan berarti selesailah tugas dan kewajiban kita baik terhadap Allah maupun terhadap sesama manusia, namun masih terhampar tugas dan kewajiban kita yang harus kita lakukan.

Kemenangan idul fitri dengan harapan selalu menyemai kebaikan serta keberkahan, hal ini dapat diwujudkan dengan dengan tiga cara sebagai berikut:

Pertama Puasa ramadhan yang telah kita kerjakan sudah sesui dan benar dengan tuntunan yang telah digariskan oleh Allah dan Rasul-Nya, sebab apabila puasa romadhan telah kita lakukan sesuai dengan tuntunan maka Allah akan menganpuni dosa-doasa kita sesuai dengan sabda rasulullah :

مَنْ صَامَ رَمَـــضَانَ اِيْمَــــانًا وَاحْتِـــــسَابًا غُفِــَرلَهُ مَاتـَـــقَدَّمَ مِنْذَنْبــــِهِ

Artinya: barang siapa puasa Romadhan karena iman dan penuh perhitungan maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR.Bukhari)

 

Kedua: membayar zakat fitrah.

     Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi kaum muslimin di akhir romadhan dan  juga berfungsi untuk membersihkan orang-orang yang berpuasa dari segala hal yang dapat merusak amalan Romadhan, serta dapat membantu para fakir-miskin.

Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW.

عَنِ اِبْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: (فَرَضَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم زَكَاةَ اَلْفِطْرِ؛ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اَللَّغْوِ وَالرَّفَثِ، وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ، فَمَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ اَلصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ، وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ اَلصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ اَلصَّدَقَاتِ.

Artinya : dari Ibnu Abbas ia berkata : Rasulullah SAW.telah mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan bagi orang yang berpuasa dari pebuatan yang sia-sia dan perkataan yang kotor, dan untuk memberi makan fakir-miskin dan barang siapa melaksanakannya sebelum shalat Idul Fitri maka itulah zakat yang diterima, dan barang siapa yang menunaikannya setelah shalat Idul Fitri maka merupakan shaqah biasa.(HR.Abu Daud dan Ibnu Majah)

 

اَللَّه أَكْبَرُ ٣× وَللهِ الْحَمْدُ

Hadirin jemaah  Idul Fitri Rahimakumullah.

     Setelah menunaikan  puasa dan zakat fitrah sesuai dengan tuntunan yang telah ditetapkan, maka berarti kita sudah memenuhi sebagian persyaratan untuk menyemai kebaikan serta keberkahan.

 

Ketiga : yaitu saling maaf-memaafkan.

         Setelah berakhir puasa Romadhan dan ditutup dengan zakat fitrah maka insya’Allah semua dosa kita dapat diampuni oleh Allah, sehingga kita kembali bersih laksana bayi yang baru lahir dan kertas yang belum kena tinta. Tetapi dosa terhadap sesama manusia Allah tidak akan mengampuni sebelum diantara keduanya saling maaf-memaafkan.

 

Hadirin jemaah  Idul Fitri Rahimakumullah.

Setelah hak -hak Allah kita tunaikan selama Ramadhan melalui ibadah - ibadah yang kita lakukan, tibalah kini waktu untuk memenuhi hak -hak sesama hamba. Hari raya adalah salah satu momen yang tepat untuk mempererat tali shilaturrahim dan memperkuat hubungan persaudaraan sesama muslim dan sesama anak bangsa.

Shilaturrahim bisa dilakukan dengan berbagai cara. Jika tidak memungkinkan dengan bertemu fisik, maka bisa diganti dengan pertemuan secara daring. Shilaturrahim juga dapat dilakukan dengan saling bertegur sapa dan menanyakan kabar melalui sambungan telepon.

Dalam Shahih Ibn Hibbban dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Wahai Rasulullah, beritahulah aku tentang sesuatu yang jika aku kerjakan, maka aku akan masuk surga. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 

أَطْعِمُوا الطَّعَامَ، وَصِلُوا الْأَرْحَامَ، وَصَلُّوا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ، تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلَامٍ

 

Artinya: “ Berikanlah makanan, sambunglah tali shilaturrahim dan lakukan shalat malam ketika orang -orang tidur, maka engkau akan masuk surga dengan selamat” (HR. Ibnu Hibban)

 

Menyambung shilaturrahim adalah salah satu kewajiban dan memutus shilaturrahim termasuk salah satu dosa besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ: قَالَ سُفْيَانُ: يَعني قاطِعَ رَحِمٍ

 Artinya: “Tidak akan masuk surga (bersama orang -orang yang lebih awal masuk surga) orang yang memutusshilaturrahim (HR. al-Bukhari dan Muslim)

اَللَّه أَكْبَرُ ٣× وَللهِ الْحَمْدُ

 

Hadirin jamaah shalat Idul Fitri yang berbahagia

Ramadhan tiada lain adalah madrasah yang menempa diri kita menjadi pribadi yang lebih baik, yaitu pribadi yang memenuhi hak Allah dan hak sesama hamba. Pribadi yang melakukan kewajiban kepada sesama hamba dan kewajiban kepada Allah ُ subhanahu wata’ala. Ketika menjalani pendidikan dan pelatihan di Madrasah Ramadhan, kita ditempa untuk menerima berbagai pelajaran. Diantaranya:

Pertama, takwa. Tujuan utama dari puasa adalah la’allakum tattaquun. Artinya, puasa Ramadhan diwajibkan agar menjadi wasilah bagi kita untuk meraih ketakwaan. Ketika berpuasa, kita mendekatkan diri kepada Allah dengan meninggalkan syahwat makan, minum dan syahwat-syahwat lainnya. Kita melakukan hal itu tiada lain karena kecintaan kita kepada Allah SWT.

Kedua, ikhlash, yakni melakukan ketaatan semata-mata karena Allah. Puasa mengajarkan kepada kita keikhlasan dan menghindarkan diri dari niat ingin memperoleh pujian dari sesama ketika kita melakukan ketaatan. Puasa seorang mukmin adalah rahasia antara dirinya dan Allah SWT.

Ketiga, sabar. Di Madrasah Ramadhan, kita dilatih dan dididik untuk bersabar. Dengan berpuasa, kita belajar sabar dengan tiga jenisnya sekaligus: sabar dalam melakukan ketaatan, sabar dalam menjauhi kemaksiatan dan sabar dalam menghadapi musibah.

 

  اَللَّه أَكْبَرُ ٣× وَللهِ الْحَمْدُ

 

Hadirin jamaah shalat Idul Fitri yang berbahagia

Itulah tiga di antara sekian banyak pelajaran dari Madrasah Ramadhan. Jika seluruh pelajaran itu sudah berhasil kita terapkan di bulan Ramadhan, marilah kita mempertahankannya setelah kita meninggalkan Ramadhan. Jika pelajaran-pelajaran itu telah menghiasi diri kita baik di bulan Ramadhan maupun di luar bulan Ramadhan, sungguh kita termasuk orang -orang yang mulia menurut Allah SWT. Alangkah indah dan bahagianya kita jika telah menjadi pribadi yang bertakwa, ikhlash dalam menjalankan ketaatan dan selalu bersabar.

 

Hadirin Jemaah idul fitri Rahimakumullah

Tiada untaian kata dan doa melainkan semoga Allah diakhir Romadhan ini dapat mengangkat  derajat kita yang setinggi-tingginya dihadapan Allah dan menjadikan kita orang yang menang, kemenagan yang penuh keberkahan dan kembali fitrah dan selamat  baik didunia maupun diakhirat.

Demikian khutbah Idul Fitri yang penuh keberkahan ini. Semoga Allah menganugerahkan kepada kita kemampuan dan kekuatan untuk mengamalkan berbagai pelajaran dari Madrasah Ramadhan dalam kehidupan kita sehari -hari dan mudah - mudahan kita diberikan umur yang panjang serta dipertemukan kembali dengan Ramadhan pada tahun yang akan datang. Amin ya robbal almin.

 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فيِ اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ اْلحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمِ أّقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ اْلعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ اْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

 

 

 

Khutbah Ke Dua Idul Fitri

 

 

          اَللَّهُ أَكْبَرُ ٣×. اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ. اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ.

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. وَاعْلَمُوا أَنَّ يَوْمَكُمْ هٰذَا يَوْمُ عِيدٍ جَعَلَهُ اللَّهُ لِلْمُسْلِمِينَ فَرَحًا وَسُرُورًا بَعْدَ تَمَامِ الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ .عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ مِنْ تَمَامِ شُكْرِ نِعْمَةِ اللَّهِ عَلَيْنَا فِي هٰذَا الْيَوْمِ أَنْ نُحَافِظَ عَلَى الطَّاعَاتِ، وَأَنْ نَصِلَ الْأَرْحَامَ، وَأَنْ نَغْفِرَ بَعْضُنَا لِبَعْضٍ، وَأَنْ نَتَرَاحَمَ وَنَتَعَاوَنَ عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَتَذَكَّرُوا أَنَّ مِنْ أَعْظَمِ الْأَعْمَالِ بَعْدَ رَمَضَانَ الِاسْتِقَامَةَ عَلَى الطَّاعَةِ، فَإِنَّ رَبَّ رَمَضَانَ هُوَ رَبُّ سَائِرِ الشُّهُورِ

قَالَ الله تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْعَظِيمِ "إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا". اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ وَعَنِ التَّابِعِينَ وَتَابِعِ التَّابِعِينَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ. وَعَلَيْنَا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. اللَّهُمَّ اغْفِرْ َللْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ واِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَناَ وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَزكَاتَناَ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الْفَائِزِينَ اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَ الْمُسْلِمِينَ فِي كُلِّ مَكَانٍ، وَانْصُرْهُمْ عَلَى أَعْدَائِهِمْ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.

 

 



Rabu, 12 November 2025

Rapat Persiapan Yudisium Fakultas Adab dan Humaniora dan Evaluasi Kegiatan



    Rabu, 12 November 2025. Bertempat di ruang munaqasyah lantai 1 Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora secara langsung memimpin Rapat Persiapan Yudisium dan Evaluasi Kegiatan Fakultas. 
    
    Dalam rapat tersebut Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Dr. Dian Mursyidah, M.Ag menjelaskan bahwa perlu adanya singkronisasi dalam persiapan Yudisium yang akan dilaksanakan pada Selasa, 25 November 2025 yang akan datang, baik secara teknis maupun non teknis, “Ungkap Dekan”. Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa yudisium FAH kali jauh lebih banyak peserta yang ikut, yaitu sebanyak 116 peserta, untuk itu perlu adanya kematangan dalam pelaksanaan kegiatan yudisium nanti.

    Pada kesempatan lain, dekan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah mensukseskan kegiatan ICOLL pada minggu yang lalu, dan mengingatkan kepada Kaprodi dan sekprodi yang telah melaksanakan kegiatan untuk dapat menyelesaikan laporan, karena sudah mendekati akhir tahun yang semua kegiatan harus ada laporan sesuai dengan kegiatan.

     Turut hadir dalam rapat ini Wakil Dekan I, II, III dan Kepala Tata Usaha Fakultas Adab dan Humaniora serta seluruh Kaprodi, Sekprodi dan seluruh Tendik. 









Editor : Humas FAH


Rabu, 01 Oktober 2025

 

Vidio Animasi Cerita Pendek Berbahasa Arab Untuk Anak-Anak 

Dalam Memahami Bahasa Arab









 


Vidio Animasi Cerita Pendek Berbahasa Arab Untuk Anak-Anak 

Dalam Memahami Bahasa Arab















 

لماذا تبكى؟




Senin, 22 September 2025


الرياضيات

علم الرياضيات علم كمي أو هو علم القياس، والأعداد، أو الأرقام، حيث يعتبر هذا العلم حقلاً تعليمياً أساسياً في كافة مراحل التعليم، ابتداءً من المرحلة الابتدائية حتى مرحلة التعليم الجامعي والدراسات العليا وما بعدها، كما يدخل في كافة المجالات وميادين الحياة وخاصة التجارية والطبية منها، ويعتبر القياس أساساً لنجاح كل عملية وتحقيقها للأهداف المنشودة.

أهداف مادة الرياضيات

 يسعى القائمون على علم الرياضيات، ومعلمو ومعلمات هذا المساق العملي التطبيقي لتحقيق جُملة من الأهداف العامة، وكذلك مجموعة من الأهداف الفرعية أو تلك الخاصّة بكل مرحلة من المراحل التعليمية وخاصة المدرسية منها، تتمثل هذه الأهداف فيما يلي:

الأهداف العامة لمادة الرياضيات

·      يهدف علم الرياضيات إلى تمكين المتعلم في مجالات البحث والتفسير والقدرة على اتخاذ القرارات السليمة المبنية على أساس متين من القياس والتنبؤ مع حساب المخاطر، وتوقع احتمالات النجاح والفشل

·      يهدف إلى إعطاء المتعلم المهارات الرياضية التي تمكنه من العمل في ميادين الاقتصاد، والتجارة، والإنتاج، والاستهلاك

·       تعتبر مادة الرياضيات بمثابة لغة رقمية وفن للتعبير عن الأحجام والأعداد بدقة، وللتعبير عن النفس والعمل

·       يهدف الرياضيات إلى التشابك والتداخل مع كافة أنواع العلوم والمعارف، ويهدف مدرسو هذه المادة إلى تأهيل المتعلمين لتكوين علاقات بين كافة المجالات العلمية بحيث لا يمكن دراسة أي جانب بمعزل عن الآخر، ولا بدّ من وجود أساس رياضي متين لفهم العلوم الأخرى النظرية والتطبيقية

·      تهدف مادة الرياضيات إلى تطوير وتنمية سبل وأساليب التفكير وكيفية التعامل مع المشكلات المختلفة.

 

 

أهداف مادة الرياضيات للمرحلة الابتدائية

تهدف مادة الرياضيات في تلك المرحلة إلى إكساب المتعلم القدرة على كتابة وقراءة الأرقام العددية، وتقسيمها إلى ما لا يقل عن تسع خانات في الحد الأدنى، وكذلك تعليمه العمليات الحسابية الأربع المتمثلة في الجمع، والطرح، والضرب، والقسمة، والأشكال الهندسية الأساسية وكيفية رسمها بدقة.

 

أهداف مادة الرياضيات للمرحلة المتوسطة

تهدف مادة الرياضيات في تلك المرحلة إلى تمكين الطالب من تنظيم كافة المعلومات والمعارف التي اكتسبها في المرحلة الابتدائية، وتعليمه طبيعة العلاقات بين العمليات الحسابية والمجموعات العددية والبراهين المتوسطة التعقيد وغيرها من التطبيقات الرياضية. أهداف مادة الرياضيات للمرحلة الثانوية تهدف مادة الرياضيات في تلك المرحلة إلى انتقال المتعلم بما تعلمه في مرحلة التعليم المتوسط إلى ما هو أعمق من ذلك متمثلاً في فهم المصفوفات وعلاقات التكامل وطرق الاستنتاج المنطقي والقواعد الحسابية والتحويلات الهندسية بما فيها الهندسة التحليلة، وسبل ربطها بالأرقام. 




 تتمثّل طرق تعلّم اللغة العربية في الأمور الآتية


دراسة القواعد النحويّة

 تُساعد دراسة القواعد النحويّة على تعلّم اللغة العربية وإتقانها على المدى البعيد، حيث يُمكن من خلال علم النحو معرفة المكان الإعرابي للكلمة في الجملة، كما ويوجد لعلم النحو دوراً كبيراً في التعرّف على صحة وخطأ التراكيب العربية والأمور المتعلّقة بألفاظ اللغة العربية.[١] 

ممارسة التحدّث باللغة العربية

 لا يكفي تعلّم اللغة العربية من الكتب ومعرفة القواعد النحويّة والإملائية فحسب، فلا بُدّ من البدء بتوظيف ما تمّ تعلّمه في مهارة المحادثة، حيث لا بُدّ من ممارسة التحدث باللغة العربية بشكل يوميّ ويساعد ذلك على تثبيت المعلومات النظريّة وعدم نسيان العلوم المتعلّقة باللغة العربية.[٢]

 القراءة والكتابة

 لا تنفصل مهارة القراءة عن مهارة الكتابة خصوصاً في تعلّم اللغة العربية، حيث تُساعد القراءة في تكرار القواعد النحوية في الدماغ، بالإضافة إلى تكرار الجمل والتراكيب إلى أن يتم معرفة بناء الجمل وطريقة تكوينها، كما تُساعد مهارة القراءة والكتابة على تزويد الحصيلة اللّغوية للمتعلّم ومعرفة مفردات وتراكيب جديدة ممّا يُسهم ذلك في رفع المفردات اللّغوية بشكل عام.[٢]

 تركيب جمل جديدة

 والتدرّب عليها يُنصح متعلمي اللغة العربية بتعلّم 5 كلمات جديدة في اليوم وتوظيفها ضمن جمل وتراكيب مختلفة إضافةً إلى استخدامها في حياتهم العملية، حيث تعتبر هذه الطريقة من أنجح طرق التعلّم وأسرعها، لأنّها مبنية على الاستمرار بالإضافة إلى التفكير في جمل جديدة مختلفة بشكل يوميّ، وهذا يعني سرعة الدماغ في توظيف مفردات لغوية جديدة.[٢]

 الاستماع للغة العربية

 تعتبر مهارة الاستماع من أهمّ الأشياء التي يجب أن يفعلها متعلّم اللغة العربية حيث سيؤدي الاستماع إلى تطوير مخارج الحروف وأصواتها لدى السامع، بالإضافة إلى توظيف كلمات جديدة في جمل مختلفة، ومع التطوّر التكنولوجي يُوجد العديد من البرامج والتطبيقات الإلكترونية التي تُساعد على الاستماع للغة العربية، كما ويُنصح المبتدئين بالاستماع للغة العربية بشكل يوميّ.[١]

 مشاهدة البرامج 

تُساعد البرامج التلفزيوينة وغيرها على تقوية اللغة العربية عند متعلميها خاصّة إذا كانت البرامج باللغة العربية الفصحى وخالية من الأخطاء النحوية والإعرابية، حيث تعمل هذه الطريقة على تعلّم اللغة العربية بشكل ممتع دون ملل.[٣]

 أبرز قواعد اللغة العربية التي يجب تعلمها

 تتمثّل قواعد اللغة العربية التي يجب الإلمام بها ما يلي:[٢] 

أقسام الكلام؛ اسم، فعل، حرف.

 أنواع الجمل.

 الفرق بين الجمل والعبارات.

 المسند والمسند إليه.

 المفعول به.

 الأسماء؛ من حيث الإفراد والجمع بالإضافة إلى الضمائر.

 الصفات.

 أزمنة الأفعال.

 المبني للمعلوم والمبني للمجهول.

 الحال.

 حروف الجر.

 الظروف الزمانية والمكانية.

 أدوات الربط.

 التعريف والتنكير.

 الحالات الإعرابية.

 ترتيب الكلمات. 

تطبيق القواعد النحوية على الجمل المختلفة.


 طرق تعليم اللغة العربية

 تتمثّل طرق تعليم اللغة العربية في الأمور الآتية:

 الطريقة الاستقرائية:

 وتعني هذه الطريقة الوصول إلى الحقائق والمعلومات من خلال قراءة الأحداث اليومية والأنماط المتكرّرة.[٤]

 الطريقة القياسية: تعني هذه الطريقة القيام بأنشطة متسلسة ثمّ القياس على الأمور المشتركة التي تحدث.[٥]

 طريقة الحوار والمناقشة: تتم هذه الطريقة بطرح المعلّم لسؤال أو قضيم ما، ويبدأ الجميع بالنقاش والحوار فيها.[٦] طريقة التسميع والحفظ: وتعتمد هذه الطريقة على حفظ الطالب للمعلومات والكلمات التي يتعلّمها ليقوم بسردها أمام المعلّم.[٧]


^ أ ب "Arabic for Beginners: The First 6 Steps", arabacademy, Retrieved 24/10/2022. Edited. ^ أ ب ت ث "How to Learn Arabic", wikihow, Retrieved 24/10/2022. Edited. ↑ "How To Learn Arabic: 10 Quick Steps to Fluency", optilingo, Retrieved 24/10/2022. Edited. ↑ "Inductive Reasoning | Types, Examples, Explanation", scribbr, Retrieved 24/10/2022. Edited. ↑ Professor Jim Hines , Massachusetts Institute of Technology Sloan School of Management System Dynamics, Page 1. Edited. ↑ "Difference Between Dialogue and Discussion", differencebetween, Retrieved 24/10/2022. Edited. ↑ "The recitation method and the nature of classroom learning", cokasaki, 20/4/2022, Retrieved 24/10/2022. Edited.








Postingan Populer

Mengenai Saya

Foto saya
Jambi, Kota Jambi, Indonesia

Putra Muaro Bungo

Putra Muaro Bungo
Jadilah Diri Sendiri Tanpa Berharap Kepada Manusia

Simpel Aja

Simpel Aja

PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG)

My Famili

SELAMAT DATANG DI BLOK

KHAIRUL AKMAN, S.Pd.I KHAIRUL AKMAN, S.Pd.IKHAIRUL AKMAN, S.Pd.IKHAIRUL AKMAN, S.Pd.IKHAIRUL AKMAN, S.Pd.I

Pengikut

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Total Tayangan Halaman

TERIM KASIH

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA DI BLOG KAMI SEMOGA BERMANFAAT